BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS

Selamat Datang

Rabu, 30 Desember 2009

Power Suply

Power supply atau yang dalam bahasa Indonesia catu daya, memiliki fungsi untuk mencatu (memberikan) daya pada komponen lainnya pada PC. Dengan kata lain semua daya yang diperlukan oleh seluruh komponen PC (kecuali power supply tentunya) untuk dapat bekerja dengan baik akan diberikan oleh power supply ini. Mungkin sebagian pembaca bertanya kenapa tidak langsung mengambil dari jala-jala (listrik yang disuplai PLN) saja dan harus melewati power supply. Hal ini disebabkan listrik yang disediakan oleh PLN propertinya tidak sama dengan yang dibutuhkan oleh komponen PC. PLN menyediakan arus bolak balik atau Alternating Current (AC) sementara alat elektronik termasuk komponen PC umumnya membutuhkan arus searah atau Direct Current (DC).

Arus bolak-balik ini adalah arus listrik yang memiliki besar dan arah yang berubah-ubah menurut waktu sementara arus searah adalah arus listrik yang memiliki besar dan arah yang selalu tetap menurut waktu. Power supply berfungsi mengubah arus bolak-balik dengan tegangan 220V (Indonesia) menjadi arus searah yang memiliki tegangan (juga arus) yang sesuai dengan yang diperlukan oleh komponen PC. Arus yang dimaksud di sini adalah banyaknya arus yang diperlukan oleh komponen PC tersebut. Jadi misalnya sebuah komponen membutuhkan tegangan +5V dengan arus sebesar 1A, maka power supply harus bisa memberikan kedua hal tersebut.

Murni Arus Searah atau Tidak?
Power supply berfungi mengubah arus bolak balik menjadi arus searah. Pertanyaannya, apakah hasil konversi yang diberikan benarbenar arus searah murni? Bisa dikatakan hasil yang diberikan tidak sepenuhnya arus searah murni sejalan dengan tidak idealnya suatu power supply. Secara umum hasil yang diberikan power supply masih memiliki variasi besaran dan arah menurut waktu. Untungnya variasi ini sering kali masih masuk dalam batas toleransi yang dimiliki oleh komponen PC tersebut sehingga hasil yang diberikan sudah bisa membuat komponen PC tersebut bekerja dengan baik. Mungkin Anda pernah melihat pada Setup BIOS terdapat hardware monitoring yang menunjukkan nilai tegangan dari beberapa keluaran power supply. Sayangnya nilai ini tidak menunjukkan tingkat dari variasi yang dimiliki oleh keluaran power supply tersebut.

Untuk melihat variasi ini dibutuhkan alat khusus yang berharga tidak murah. Meskipun begitu fasilitas hardware monitoring ini cukup membantu untuk memastikan tegangan rata-rata yang diberikan power supply masih masuk dalam batas normal atau tidak.

Masalah Daya Maksimum
Salah satu properti dari power supply yang umum dicantumkan oleh pembuatnya adalah daya maksimum yang bisa diberikan oleh power supply tersebut. Saat ini power supply dengan daya maksimum 300W atau lebih sudah umum tersedia di pasaran. Hal yang perlu diingat adalah daya maksimum ini adalah daya total yang bisa diberikan dengan kombinasi tertentu, bukan oleh sebuah keluaran walaupun keluaran lain tidak dipakai alias tidak memberikan daya.

0 komentar: